Minggu, 11 Januari 2015

Boleh Kukejar Jogja Setelah kurengkuh Simpang Lima

Hei malam yang kian larut, aku ingin bercerita tentang mimpiku. Mimpi yang pernah terkubur karena restu. Mimpi yang akan kembali aku impikan dalam tidurku, mimpi yang akan terus terkenang meski mataku terbuka dan aku kembali kedunia nyata.manriknya menjadi semakin jelas dan semakin tinggi kugantung mimpi cinta dan cinta itu,
            Hei semarang, ekau ternyata terlebih dahulu hadir menjadi nyata. Aku mengijak dan menjadi salah satu bagian dari kota penuh perjuangan ini. Kota penuh sejarah bersama cerita kita. Kota yang dahulu pernah pula menjadi impiannya hingga akhirnya aku sendiri yang mewujudkannya. Aku akui, engkau bukan mimpiku yang sesungguhnya. Ada sebuah kota luar biasa tak jauh dari engkau yang begitu aku impikan hingga sekarang. Namun takkan ada kata menyesal bagiku, engkau tetap kota penuh kenyamanan dan penuh oleh anganku. Semarang semoga dengan cepat engkau kurengkuh agar aku dapat terus berlari dengan cepat mengejar Jogja

2 komentar: