Hei
malam yang kian larut, aku ingin bercerita tentang mimpiku. Mimpi yang pernah
terkubur karena restu. Mimpi yang akan kembali aku impikan dalam tidurku, mimpi
yang akan terus terkenang meski mataku terbuka dan aku kembali kedunia nyata.manriknya
menjadi semakin jelas dan semakin tinggi kugantung mimpi cinta dan cinta itu,
Hei semarang, ekau ternyata terlebih
dahulu hadir menjadi nyata. Aku mengijak dan menjadi salah satu bagian dari
kota penuh perjuangan ini. Kota penuh sejarah bersama cerita kita. Kota yang
dahulu pernah pula menjadi impiannya hingga akhirnya aku sendiri yang
mewujudkannya. Aku akui, engkau bukan mimpiku yang sesungguhnya. Ada sebuah
kota luar biasa tak jauh dari engkau yang begitu aku impikan hingga sekarang. Namun
takkan ada kata menyesal bagiku, engkau tetap kota penuh kenyamanan dan penuh
oleh anganku. Semarang semoga dengan cepat engkau kurengkuh agar aku dapat
terus berlari dengan cepat mengejar Jogja