Oleh : Mugi
Lestari
Kesejukan
menghampiriku
Mentari
tersenyum padaku
Burung-burung
kecil menyapaku lewat kicaunya yang merdu
Pepohonan
melindungiku
Ya
Itu
dulu
Tapi
Karena
ketamakan kalian
Karena
tangan jahat kalian
Aku
menderita
Aku
tersiksa
Aku
marah
Aku
menangis
Begitu
dasyatnya kemarahanMu
Kau
luluh lantakkan aku dengan gelombang tsunamiMu
kau
hancurkan aku dengan banjir bandangMu
kau
siksa aku dengan ulat-ulat buluMu
kini
Sampah
makananku
Banjir
minumanku
Panas
selimutku
Asap
hidupku
Telingaku
tak asing dengan irama pabrik yang merdu
Hidungku
terbiasa dengan bau sampahmu
Paru-paruku
lega menghirup asapmu
Badanku
segar tergenang air bahmu
Jiwakukan nyaman jika merasakan panasmu
~Sebuah Puisi yang mengantarkanku pada sebuah semangat untuk terus menulis, mengantarkanku pada tingkat yang lebih tinggi
*Juara 1 Lomba Cipta Baca Puisi dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia Kab. Banyuasin
*Juara Harapan 3 Lomba Baca puisi lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Provinsi Sumatera Selatan (yang paling bahagian ketika jabat tangan sama bapak Gubernur Sumsel)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar